KUPANG, TENGGARAPOST.ID – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Melki Laka Lena akan mengusulkan tiga nama calon Sekda NTT kepada Presiden Prabowo melalui Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
Penyampaian usulan tiga calon itu menjadi tahapan akhir dari proses pemilihan Sekda, setelah tahapan seleksi dan penilaian oleh Pansel dan Badan Kepegawaian Negara (BKN), serta penentuan tiga besar oleh Pansel.
Menteri Dalam Negeri akan menyampaikan usulkan itu kepada Presiden, dan Presiden menerbitkan Keputusan Presiden (Keppres) untuk menetapkan Sekda definitif sesuai Perpres 3/2018.
Tiga nama, tiga latar
Ketua Pansel Sekda NTT, Prof Alo Liliweri mengatakan tiga nama yang ditetapkan oleh pihaknya memperoleh nilai tertinggi hasil perangkingan akhir oleh panitia seleksi dari enam calon yang dinyatakan memenuhi syarat oleh BKN.
Perangkingan itu diperoleh dari hasil kompilasi tahapan Assessment Kompetensi yang dilakukan BKN (Badan Kepegawaian Negara) pada 22-23 Desember 2025 dan penilaian Pansel sejak awal seleksi pada 19-21 Desember 2025.
Prof Alo mengatakan, penetapan tiga nama itu merupakan hasil akhir dari rangkaian panjang proses seleksi.
Dari hasil kompilasi penilaian, tiga calon Sekda NTT dengan urutan teratas terdiri dari Fransiskus Sales Sodo, Servulus Bobo Riti dan Ruth Diana Laiskodat.
Pengumuman tiga besar hasil penilaian itu disampaikan Ketua Pansel Sekda NTT, Prof Alo Liliweri di Kupang pada Selasa (6/1/2026).
Sementara, seleksi Sekda NTT itu dilaksanakan usai Kosmas Damianus Lana pensiun pada 1 Oktober 2025 lalu.
Adapun Frans Sodo, sapaan Fransiskus saat ini merupakan Sekda Manggarai Barat, sedangkan Servulus Bobo Riti adalah Inspektur III pada Inspektorat Jenderal Kementerian P2MI RI.
Sementara itu, Ruth Diana Laiskodat masih aktif sebagai Kepala Dinas Perlindungan Perempuan, Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Nusa Tenggara Timur (DP2AP2KB NTT).
Rekam jejak Hans Sodo
Drs. Fransiskus Sales Sodo atau Hans Sodo dilantik menjadi Sekda Manggarai Barat pada 3 Mei 2021 silam.
Saat itu, Hans Sodo dilantik Bupati Edistasius Endi pada masa pemerintahan jilid pertamannya, di Aula Kantor Bupati Manggarai Barat.
Adapun Hans Sodo yanga lahir pada 28 Juli 1976 (49 tahun). Ia menikah dengan Fatinci IIn Sjioen dan dikaruniai empat anak.
Ia merupakan alumni Institut Ilmu Pemerintahan dan STPDN Jatinangor angkatan 2000.
Sebelum menjabat sebagai Sekda Manggarai Barat, Hans memegang berbagai posisi di pemerintahan daerah, termasuk menjabat sebagai Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Manggarai Barat.
Rekam Jejak Servulus Babo Riti
Servulus atau sering disapa SBR saat ini merupakan Inspektur III pada Inspektorat Jenderal Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia/Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia.
Ia resmi dilantik pada tanggal 23 Desember 2024.
Servulus bergabung dengan lembaga itu pada Maret 2007, saat masih bernama BNP2TKI hingga mengalami perubahan nama menjadi BP2MI pada 2020 dan menjadi Kementerian P2MI/BP2MI pada 2024.
Sebelumnya, Servulus merupakan PNS di lingkup Pemerinta Provinsi NTT sejak diangkat pada 1997.
Pendidikan SD hingga SMA diselesaikan di Pulau Sumba, tanah kelahirannya. Meski sempat kuliah di IKIP Mataram Lombok pasda 1989, namun dia menyelesaikan program S1 dan S2 di Kupang.
Sementara itu program S3 Sosiologi diselesaikan di Universitas Indonesia tahun 2013 dengan kekhususan migrasi internasional.
Ia tercatat pernah bertugas di lingkup Departement Tenaga Kerja dan Transmigrasi sebagai Analis Perjanjian Internasional.
Servulus mengikuti DiklatPim Tingkat IV tahun 2004 di Badan Diklat Provinsi NTT, selanjutnya pada 2015 menyelesaikan DiklatPim Tingkat III di Pusdiklat Kemnaker RI.
Pada PKN Tingkat II tahun 2021, dia memperoleh peringkat Istimewa di LAN RI, dan untuk PKN Tingkat I tahun 2024, Servulus masuk peringkat Sepuluh Besar di LAN RI.
Promosi pertama pada level esselon empat dia terima pada tahun 2004, selanjutnya esselon III tahun 2010, dan esselon II tahun 2019
Selama menjabat level esselon dua, sudah pernah menduduki jabatan sebagai Direktur, Kepala Biro, dan kini Inspektur.
Ruang lingkup selama masa esselon III meliputi Kasubdit bidang kerja sama luar negeri, Kabag Evalap, Kabag Humas, Kabid Litbang. Pernah juga sebagai Juru Bicara BNP2TKI serta sebagai Plt Dirjen Promosi dan P2KLN Kementerian P2MI.
Dengan adanya transformasi kelembagaan dari Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia menjadi Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia/Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI),
Vocal point bidang ketenagakerjaan-pekerja migran pada Pertemuan Tingkat Menteri Luar Negeri antara Indonesia dan Kanada di Ottawa tahun 2013, dan Pertemuan Tingkat Menteri Luar Negeri antara Indonesia dan Selandia Baru di Auckland tahun 2014.
Pernah menjadi anggota DelRI dalam beberapa forum kerjasama bilateral maupun multilateral baik di dalam negeri maupun di luar negeri sejak 2005 sampai dengan 2024.
Pernah juga menjadi penguji ahli calon Doktor Ilmu Kepolisian di Program Doktor Ilmu Kepolisian, STIK/PTIK Jakarta dan Departemen Sosiologi Universitas Indonesia.
Dia merupakan Alumni Pertukaran Pemuda ASEAN-Jepang/SSEAYP tahun 1993 dan Canada World Youth Flores based tahun 1996.
Pada 2005, dia mengikuti Pelatihan bidang SDM di IAMR New Delhi India. Dia juga menjadi Tim Pengkaji Kota Terpadu Mandiri Depnakertrans RI dengan benchmark di Malaysia tahun 2005.
Pada 2012, dia mengikuti kursus diplomasi di IDIA Taiwan, selanjutnya Workshop IOM Korea di Seoul tahun 2016 dan Kursus Dimensi Migrasi Internasional melalui e-course ILO Turin Italia tahun 2021.
Selain itu, Servulus juga merupakan aktivis dalam dunia organisasi, antara lain pernah sebagai Wakil Sekjen DPP KNPI, Fungsionaris DPP Generasi Muda Kosgoro, Pengurus Pusat Pemuda Katolik, Pengurus Purna Caraka Muda Caraka NTT, Wakil Ketua Pemuda Katolik Komda NTT, Fungsionaris DPD KNPI NTT, dan Pengurus DPD GEMA Kosgoro NTT.
Pada 2024 lalu, namanya juga diusulkan untuk menjadi Penjabat Bupati Sumba Barat Daya (SBD) oleh DPRD setempat.
Rekam JeJak Ruth
Usai menjadi Inspektur Provinsi selama tiga tahun, pada 30 Mei 2022 Ruth dimutasi menjadi Kepala Dinas Kesehatan, Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi NTT.
Selanjutnya pada 27 Maret 2024, Ruth dimutasi oleh Pj Gubernur Ayodya Kalake menjadi Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana atau Kepala DP3AP2KB NTT hingga saat ini.
Sebagai seorang birokrat, Ruth juga memiliki segudang pengalaman dan pelatihan tingkat nasional maupun internasional, terutama saat menjadi bagian dari Balai POM Kupang NTT. pada 2021, ia menyelesaikan Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II di Semarang.
Sementara itu, saat menjadi Kepala Inspektorat Daerah Provinsi NTT, ia membawa lembaga itu meraih berbagai prestasi dan penghargaan, termasuk Sertifikat Sistem Manajemen Mutu dari lembaga sertifikasi nasional maupun internasional, pengawasan serta keterbukaan informasi publik.
Usai menjadi Inspektur Provinsi selama tiga tahun, pada 30 Mei 2022 Ruth dimutasi menjadi Kepala Dinas Kesehatan, Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi NTT.
Selanjutnya pada 27 Maret 2024, Ruth dimutasi oleh Pj Gubernur Ayodya Kalake menjadi Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana atau Kepala DP3AP2KB NTT hingga saat ini.
Sebagai seorang birokrat, Ruth juga memiliki segudang pengalaman dan pelatihan tingkat nasional maupun internasional, terutama saat menjadi bagian dari Balai POM Kupang NTT. pada 2021, ia menyelesaikan Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II di Semarang.
Sementara itu, saat menjadi Kepala Inspektorat Daerah Provinsi NTT, ia membawa lembaga itu meraih berbagai prestasi dan penghargaan, termasuk Sertifikat Sistem Manajemen Mutu dari lembaga sertifikasi nasional maupun internasional, pengawasan serta keterbukaan informasi publik.
Adapun pada September 2024, Ruth dipercayakan menjadi Pj Bupati Sumba Timur saat berlangsung Pilkada Serentak.
Saat masih kuliah, Ruth juga aktif berorganisasi, diantaranya menjadi anggota Himpunan Mahasiswa Farmasi (HMF) dan Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) hingga tahun 1996 di Makasar.
Ketika telah menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) pun ia tetap berorganisasi dengan bergabung dalam Ikatan Sarjana Farmasi Indonesia (ISFI) di Kupang sebagai anggota dan kemudian menjadi penasehat di tahun 2005, hingga tahun 2011 saat organisasi ini berubah nama menjadi Ikatan Apoteker Indonesia (IAI).
Selain itu ia juga tergabung dalam Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Kupang hingga tahun 2011.
Pernah diusulkan Gubernur VBL jadi Sekda
Pada awal 2022, Ruth Laiskodat masuk dalam radar calon Sekda NTT menggantikan Sekda Ir. Ben Polo Maing yang pensiun pada Juni tahun itu.
Ruth bahkan masuk dalam tiga nama yang diusulkan oleh Gubernur NTT saat itu, Viktor Bungtilu Laiskodat ke Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia untuk dipertimbangkan dan ditetapkan menjadi Sekretaris Daerah Provinsi NTT. (PK/Thg.01 )








Komentar