KUPANG, TENGGARAPOST.ID — Pameran Pembangunan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam rangka HUT ke-80 Kemerdekaan RI rampung digelar pada Sabtu, 23 Agustus 2025. Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena menyebut pameran yang digelar kembali setelah beberapa tahun “absen” itu benar-benar dinikmati masyarakat.
Malam penutupan pameran bertema ‘NTT Bagaya’ itu pun dipadati warga. Panitia menghadirkan musisi lokal Alfred Gare dan Pax Group tampil pada malam puncak tersebut.
Sebelumnya, panitia memutuskan untuk menambah waktu pameran menjadi 13 hari dari 10 hari yang direncanakan. Dan dalam pelaksanaannya, panitia mencatat, sebanyak 88 ribu warga mengisi buku daftar hadir selama pameran yang digelar di kawasan Hotel Harper Kota Kupang.
Gubernur NTT, Melki Laka Lena dalam pidato pada acara penutupan pameran menyebut bahwa Pameran Pembangunan 2025 bukan sekadar pesta seremonial, melainkan sebuah ruang belajar dan wadah untuk melihat dari dekat wajah pembangunan Nusa Tenggara Timur.

“Setelah berdiskusi dan mendapatkan banyak masukan, saya dan Pak Wakil Gubernur membuat pameran Pembangunan yang pertama setelah beberapa tahun yang lalu, dan ini ternyata dinikmati betul oleh masyarakat NTT,” ujar Gubernur Melki Laka Lena.
Pameran Pembangunan dan Kirab Budaya – yang digelar dalam rangkaian pameran- menurut Gubernur Melki Laka Lena, dapat mengajarkan bahwa pembangunan tanpa budaya adalah hampa, dan budaya tanpa pembangunan bisa kehilangan daya hidupnya. Keduanya harus berjalan seiring.
Pembangunan memberi harapan baru, sementara budaya memberi jiwa dan arah.
“Saya pernah keliling semua stand, ternyata sangat ramai. Pameran ini ternyata tiap malam dimeriahkan dengan kegiatan-kegiatan budaya dan edukasi,” ungkap Gubernur Melki Laka Lena.
Pameran pembangunan itu menurut Gubernur, telah menjadi ruang refleksi bersama tentang sejauh mana langkah yang sudah ditempuh, apa yang sudah dihasilkan, dan ke mana arah perjalanan pembangunan daerah ini kita bawa bersama.

Pameran ini juga dapat menjadi ruang transparansi di mana masyarakat bisa melihat langsung capaian pembangunan sekaligus memahami arah kebijakan yang sedang ditempuh. Dengan begitu, diharapkan tumbuh rasa percaya, kebanggaan, sekaligus keterlibatan aktif masyarakat dalam proses pembangunan.
“Inilah wajah pembangunan yang partisipatif dan akuntabel,” kata mantan Wakil Ketua Komisi IX DPR RI itu.
“NTT ternyata setelah kita lewati selama 13 hari di panggung ini, kemajuannya luar biasa dan itu membuat kita semua optimis bahwa ke depan NTT yang maju, sehat, cerdas, sejahtera, dan berkelanjutan di bawah kepemimpinan Melki-Johni bisa kita lakukan dengan baik,” tambah dia.
Dalam semangat “Ayo Bangun NTT”, Gubernur Melki Laka Lena mengajak seluruh masyarakat NTT dan diaspora serta semua yang punya hati dan mencintai daerah ini, untuk terus melangkah bersama. Pemerintah Provinsi NTT berkomitmen terus menggerakkan pembangunan yang berkelanjutan di berbagai sektor.
Karena itu, Pemerintah Provinsi NTT pun berencana akan menggelar pameran Pembangunan di 10 kabupaten/Kota dalam rangka Hari Ulang Tahun NTT di 2025 ini.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi NTT, Frederik C.P. Koenunu yang bertindak sebagai ketua panitia menyebutkan, total transaksi dalam arena pameran yang berhasil direkap dari 250 stand bernilai Rp 3.146.500.000 (Tiga Miliar Seratus Empat Puluh Enam Juta Lima Ratus Ribu Rupiah).
Menurutnya, melalui pameran tersebut, semua kolaborasi, sinergitas, semangat dan optimisme tumbuh di semua lini masyarakat untuk mewujudnyatakan slogan ‘Ayo Bangun NTT ‘. (ADP-NTT/tgr01)









Komentar