WAIKABUBAK, TENGGARAPOST.COM – Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Timur (KONI NTT) Emanuel Melkiades Laka Lena melantik Pengurus KONI Kabupaten Sumba Barat Masa Bakti 2026–2030.
Seremoni pelantikan berlangsung di Aula Rumah Jabatan Bupati Sumba Barat di Kota Waikabubak pada Rabu (1/7/2026).
Pelantikan ditandai dengan penyerahan pataka KONI Sumba Barat kepada Thimotius Tede Ragga selaku Ketua Umum. Adapun Timotius saat ini juga merupakan Wakil Bupati Sumba Barat.
Hadir pada kesempatan tersebut Bupati Sumba Barat Yohanis Dade, Sekretaris Daerah Kabupaten Sumba Barat Yermia Ndapa Doda, serta unsur Forkopimda Kabupaten Sumba Barat,
Hadir pula Sekretaris Umum KONI Provinsi NTT Alfons Theodorus, Kepala Dinas Pertanian Provinsi NTT Joaz Bily Oemboe Wanda, Plt. Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT Yohanes Abrianto Kore, serta insan pers.
Dalam sambutannya, Melki Laka Lena menegaskan bahwa pelantikan tersebut menjadi awal dari komitmen baru untuk membangun olahraga secara profesional, berkelanjutan, dan berorientasi pada prestasi.
KONI Sumba Barat, kata Melki, harus mampu membangun sistem pembinaan atlet yang terencana, berjenjang, dan berkelanjutan, mulai dari penjaringan bibit atlet, pembinaan usia dini, peningkatan kualitas pelatih dan wasit, hingga penguatan tata kelola organisasi yang transparan dan akuntabel.
“Pembinaan olahraga tidak boleh dilakukan secara instan hanya menjelang kejuaraan, tetapi harus menjadi proses yang berlangsung secara konsisten,” pesan Melki.
Kabupaten Sumba Barat, menurut Melki memiliki potensi besar untuk melahirkan atlet-atlet berprestasi di berbagai cabang olahraga. Selain atletik, bola voli, dan tinju, Sumba juga dikenal sebagai daerah dengan tradisi olahraga berkuda yang kuat.
“Dalam hal olahraga, saya kira Sumba Barat memiliki potensi yang sangat baik. Berkuda sudah menjadi identitas Sumba. Ini harus terus dikembangkan sebagai cabang olahraga unggulan yang mampu mengharumkan nama daerah di tingkat nasional,” ujarnya.
Selain itu, Melki Laka Lena juga mendorong KONI Kabupaten Sumba Barat mulai mengembangkan cabang olahraga lari. Menurutnya, karakteristik wilayah Sumba Barat yang relatif datar sangat potensial untuk menjadi lokasi penyelenggaraan berbagai ajang lomba lari berskala regional maupun nasional.
“Topografi Sumba Barat sangat mendukung untuk penyelenggaraan event lari. Jika dikelola dengan baik, olahraga bukan hanya menghasilkan prestasi, tetapi juga mampu menjadi penggerak ekonomi daerah melalui sport tourism,” katanya.
Melki juga mengingatkan bahwa Nusa Tenggara Timur telah resmi ditetapkan sebagai salah satu tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII Tahun 2028 bersama Provinsi Nusa Tenggara Barat, dengan dukungan sejumlah cabang olahraga di DKI Jakarta.
Sesuai arahan pemerintah pusat, penyelenggaraan PON tidak akan berorientasi pada pembangunan venue baru yang berpotensi menjadi aset tidak produktif setelah pelaksanaan event.
“Tidak boleh ada pembangunan venue baru yang akhirnya terbengkalai setelah PON selesai. Kita harus memanfaatkan fasilitas yang ada secara optimal dan memastikan penyelenggaraan berjalan efektif serta berkelanjutan,” jelasnya.
Menghadapi PON 2028, Melki Laka Lena meminta seluruh jajaran KONI mulai mempersiapkan atlet sejak sekarang melalui pembinaan yang terarah, peningkatan kualitas pelatih, kompetisi yang berkelanjutan, serta penguatan organisasi.
Ia juga menekankan lima indikator keberhasilan penyelenggaraan olahraga di NTT, yakni sukses penyelenggaraan, sukses prestasi, sukses ekonomi, sukses pariwisata, dan sukses administrasi.
“Lima sukses ini harus menjadi komitmen bersama. Kita ingin setiap penyelenggaraan olahraga tidak hanya menghasilkan atlet berprestasi, tetapi juga memberikan dampak ekonomi, mendorong pariwisata, serta dikelola secara profesional dan akuntabel,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua KONI Kabupaten Sumba Barat, Thimotius Tede Ragga, menyampaikan komitmennya bersama seluruh pengurus untuk menjalankan amanah organisasi dengan penuh tanggung jawab.
“Ini merupakan amanah besar bagi kami. Kami siap membangun sistem pembinaan atlet yang lebih baik, mempersiapkan atlet-atlet terbaik Sumba Barat menuju PON 2028, serta meningkatkan prestasi olahraga daerah secara berkelanjutan,” ujarnya.
Bupati Sumba Barat Yohanis Dade berharap kepengurusan KONI yang baru mampu menjaga kekompakan serta membangun kolaborasi yang kuat dengan seluruh pemangku kepentingan demi kemajuan olahraga di Kabupaten Sumba Barat.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Melki Laka Lena selaku Ketua KONI Provinsi NTT yang telah hadir secara langsung melantik pengurus KONI Kabupaten Sumba Barat.
“Kami mengucapkan terima kasih atas perhatian dan dukungan Pemerintah Provinsi NTT. Semoga kepengurusan yang baru mampu membawa olahraga Sumba Barat semakin maju dan melahirkan atlet-atlet berprestasi yang membanggakan daerah,” pungkasnya.
Pelantikan ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat pembinaan olahraga di Kabupaten Sumba Barat sekaligus mendukung kesiapan Nusa Tenggara Timur sebagai tuan rumah PON XXII Tahun 2028. (hms-koni/tgr01)








Komentar