KUPANG, TENGGARAPOST.ID — Pangdam Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto, SH., MH., menginstruksikan jajaran agar lebih waspada terhadap isu-isu yang sengaja digiring untuk mengganggu hubungan antara aparat dan masyarakat, termasuk memecah belah persatuan bangsa.
Karena itu, Pangdam mengingatkan anggota agar tidak mudah terprovokasi, tetap fokus pada tugas pokok serta bijaksana dalam menggunakan media sosial.
Hal itu disampaikan melalui amanat tertulis yang dibacakan Komandan Korem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Hendro Cahyono pada Apel 17-an yang berlangsung pada Rabu 17 September 2025 di Makorem Wirasakti Kupang.
“Utamakan pengamanan berita, agar kegiatan satuan tidak bocor kepada pihak yang tidak bertanggung jawab,” pesan Mayjen Piek Budyakto.

Jenderal bintang dua itu juga mengingatkan bahwa wilayah Kodam IX/Udayana, yang terdiri dari NTT, NTB, maupun Bali tengah menghadapi bencana banjir dan tanah longsor.
Karena itu, dia memerintahkan seluruh Prajurit dan PNS di jajaran Kodam Udayana untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan.
“Kita harus memiliki respons yang cepat dan tanggap terhadap setiap potensi bencana yang terjadi di wilayah. Tunjukkan bahwa kita adalah garda terdepan dalam membantu masyarakat yang terdampak,” tegas dia.
Pada kesempatan itu, Pangdam juga menekankan agar jajaran terus memperkuat Sistem Pengendalian Internal (SPI) untuk meningkatkan kinerja, transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan negara, serta melaksanakan tradisi dan pembinaan personel secara humanis untuk menciptakan prajurit yang profesional dan bermartabat.
Adapun upacara 17an itu dihadiri Kasrem 161/Wira Sakti, Para Kasi Kasrem 161/Wira Sakti, Ka balak Aju Kodam IX/Udayana serta seluruh Perwira Bintara Tamtama dan PNS Korem 161/Wira Sakti. (Penrem161/tgr01)









Komentar