KUPANG, TENGGARAPOST.ID – Tim sepakbola SMA Seminari Santo Yohanes Berchmans Todabelu Mataloko mencukur “saudara mudanya” SMA Seminari Santo Rafael Oepoi Kupang dalam pertandingan persahabatan di Kupang.
Laga persahabatan yang mempertemukan dua tim sepakbola Seminari Menengah itu berlangsung di Stadion Oepoi Kupang pada Senin, 2 Februari 2026 sore.
Laskar Berchmawan – julukan tim sepak bola SMA Seminari Todabelu Mataloko tampil dominan dengan melesakkan enam gol. Sementara itu, anak anak Oepoi hanya mampu membalas dua gol.
Pertandingan persahabatan yang disaksikan orang tua itu menjadi salah satu agenda dalam rangkaian tur Seminari Mataloko ke Kupang, ibukota Nusa Tenggara Timur (NTT).
Pada pertandingan persahabatan lainnya, alumni Seminari Santo Yohanes Berchmans Todabelu Mataloko atau Alsemat berbagi angka dengan Tim sepakbola POT (Persatuan Orang Tua Siswa Seminari) Regio Timor.
Pererat persahabatan
Ketua Panitia kegiatan, Maria Rosalinda Uta menyebut pertandingan persahabatan digelar sebagai wujud persaudaraan antara kedua lembaga pendidikan calon imam Katolik.
“Fun football ini kami lakukan dalam rangka membangun dan mempererat persahabatan antar kedua seminari,” ujar Linda, sapaan Maria Rosalinda.
Anggota DPRD Kupang itu menambahkan bahwa rangkaian kegiatan dalam Tur Kupang itu merupakan bagian dari persiapan menyongsong satu abad Seminari Santo Yohanes Berkhmans Todabelu Mataloko 2029.
“Harapan utama kami adalah agar persahabatan dan persaudaraan ini tetap terjalin, meskipun satu seminari berada di Pulau Flores dan yang lainnya di Pulau Timor,” tambah Linda.
Dia mengatakan, sebelum pertandingan persahabatan, Seminari Mataloko sukses menggelar Pentas Seni bertajuk Berchmawan Shymphony di auditorium Universitas Nusa Cendana Kupang pada Sabtu, 31 Januari 2026. Pentas Seni dihadiri lebih dari 3.000 penonton.
Sementara itu, Kepala Sekolah SMA Seminari Santo Rafael Oepoi Kupang, RD Franky Kopong menyampaikan bahwa pertandingan persahabatan yang berlangsung Selasa merupakan pertemuan pertama kedua seminari.
“Di satu pihak kami bersyukur karena pertemuan persaudaraan ini baru pertama kali dilakukan,” ungkapnya.
Sebelumnya, kata RD Franky, kedua seminari telah menjalin kolaborasi melalui kegiatan seni. Seminari Santo Rafael Oepoi turut berpartisipasi dalam pentas seni dengan menampilkan satu suguhan bertajuk Senandung Aksara.
“Dalam komunikasi saya dengan Romo Kepala Sekolah Seminari Mataloko, kami sepakat untuk terus membangun kerja sama, terutama berkaitan dengan promosi panggilan calon imam,” jelasnya.
Adapun rombongan Tur Kupang dipimpin Pembina Seminari Santo Yohanes Berkhmans Todabelu Mataloko yang juga merupakan kepala sekolah, RD Marianus Agustinus Sera, M.Pd. Rombongan terdiri dari 120-an siswa dengan beberapa pendamping, diantaranya frater, guru, serta karyawan. (*/tgr01)









Komentar