KUPANG, TENGGARAPOST.ID – Paroki Santo Fransiskus dari Asisi Kolhua Kupang menyelenggarakan misa Komuni Suci Pertama pada Minggu (7/6/2027).
Momentum tersebut bersamaan dengan perayaan Hari Minggu Tubuh dan Darah Kristus yang diperingati seluruh umat Katolik.
Misa Komuni Suci Pertama dipimpin Pastor Paroki Romo Dus Bone dengan konselebran Romo Tony Kobesi.
Romo Dus dalam kotbahnya mengingatkan bahwa melalui ekaristi, Tuhan Yesus menunjukkan dua hal yakni kehadiran untuk memberi perlindungan dan kehadiran untuk memberi makan seluruh murid.
Ekaristi, kata Romo Dus, merupakan jantung gereja yang terus berdenyut. Sementara itu, hukum tertinggi gereja adalah pemberian diri yang utuh.
Dalam momen Hari Raya Tubuh dan Darah Kristus itu, Romo Dus mengajak seluruh umat untuk merayakannya dengan iman yang mendalam, cinta besar dan tekad yang kuat untuk menjadi saksi hidup dalam keseharian.
Romo Dus juga mengingatkan empat makna perayaan tersebut , semua orang harus dirangkul , merangkul sama lain, sebisa mungkin makan bersama dalam keluarga , ketiga jangan lupa Tuhan setelah menerima komuni, keempat bawa tubuh Kristus dalam kehidupan dan perbuatan yang nyata
Ketua Panitia, Piet Manek dalam sambutanya menyampaikan ucapan terima kasih kepada pastor paroki dan pastor rekan, Ketua dan Pengurus DPP, para pembina dan katekis serta para orang tua dan panitia.
Dia mengatakan bahwa jumlah peserta yang mendaftar lebih dari 100 anak, namun yang menerima komuni suc pertama pada kesempatan tersebut berjumlah 97 anak.
Adapun anak anak peserta Komuni Suci Pertama, jelas dia, telah mendapat pendampingan iman oleh pembina dan katekis selama tiga bulan untuk persiapan hingga triduum.
Sementara itu, Ketua Pelaksana DPP, Adrianus Ceme menyampaikan ucapan syukur dan terima kasih atas seluruh dukungan terhadap Komuni Suci Pertama.
Adrianus berpesan, agar orang tua tetap mendampingi anak-anak dalam iman setelah menerima komuni suci pertama. Sementara itu kepada anak anak yang menerima komuni,
Adrianus juga berpesan agar tetap belajar dan membangun iman bersama orang tua.
Sebelumnya, anak-anak bersama orangtua mengikuti Triduum selama tiga hari mulai, tanggal 3-5 Juni 2026 setiap pukul 16.00 WITA.
Kegiatan itu adalah bagian dari rangkaian persiapan jelang penerimaan Komuni Suci Pertama pada Minggu, 7 Juni 2026. (*/tgr01)








Komentar