KUPANG, TENGGARAPOST.ID – Sebanyak 60 warga binaan pemasyarakatan pada Lapas Perempuan Kupang antusias mengikuti pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis pada Sabtu, 9 Mei 2026 pagi.
Kegiatan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis itu diselenggarakan secara kolaboratif oleh Komunitas Kita Bersaudara Maumere (KKBM) Kupang bersama Pemerintah Kota Kupang dan Inakes Marturia.
Baksos pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis itu dibuka secara resmi oleh Wali Kota Kupang melalui Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang, drg Retnowati, M.Kes didampingi Kepala Lapas Perempuan Kelas IIB Kupang Dewi Andriani, SH.,MH dan Ketua KKBM Kupang Agustinus Bajo.
Hadir pada kesempatan tersebut jajaran Dinas Kesehatan Kota Kupang, jajaran Lapas Perempuan Kelas IIB Kupang, Sesepuh dan Dewan Pengurus KKBM Kupang, anggota KKBM, 22 anggota tim Inakes Marturia yang terdiri dari dokter dan tenaga kesehatan, serta peserta yang terdiri dari tahanan dan narapidana.

Usai seremoni pembukaan pada pukul 10.00 Wita, warga binaan yang terdiri dari 14 tahanan dan 49 narapidana tampak antusias memanfaatkan kesempatan untuk memeriksakan kesehatan mereka di dokter dan petugas medis hingga pukul 12.00 Wita.
Mereka mengantre dengan tertib sejak awal pemeriksaan hingga waktu berakhirnya pemeriksaan.
Wujud Kepedulian
Ketua KKBM Kupang Agustinus Bajo mengatakan kegiatan bakti sosial tersebut merupakan wujud kepedulian terhadap tahanan dan warga binaan di Lapas Perempuan Kelas II Kupang yang menjadi salah satu dari program kerja bidang Kesehatan Perempuan dan Anak yang menyasar komunitas sosial serta anggota yang membutuhkan pelayanan medis secara cuma-cuma.
Kegiatan tersebut juga dilaksanakan dalam rangkaian peringatan Hari Kartini 2026 dan Hari Ulang Tahun Kota Kupang yang ke-140 dan HUT Otonomi Kota Kupang ke-30.
“Ini bagian dari kepedulian KKBM Kupang sebagai bagian dari warga Kota. Fokus kita pada komunitas sosial yang rentan dan juga anggota KKBM Kupang. Untuk itulah, kita berkunjung ke Lapas Perempuan untuk berbagi kasih dan sukacita,” ujar Agustinus Bajo.
KKBM Kupang, kata dia, memberi perhatian bagi para anggota dan juga warga kota Kupang terutama dalam bidang kesehatan perempuan dan anak.
Melalui Wakil Ketua I Ibu Melce Henriques yang membidangi urusan kesehatan perempuan dan anak, KKBM Kupang menggelar baksos sekaligus mendukung program Pemkot Kupang di bidang peningkatan derajat kesehatan masyarakat.
Ucapan Terima Kasih
Agustinus Bajo juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Walikota Kupang dr.Christian Widodo, Wakil Walikota Serena Francis dan Dinas Kesehatan Kota Kupang atas dukungan dan kolaborasi, serta kepada Kepala Lapas Perempuan Kupang yang telah mengizinkan KKBM Kupang berkunjung dan berbagi kasih bersama warga binaan.
Terima kasih juga disampaikan kepada Ketua Tim INAKES Marturia Kupang dr. Kevin Wietmond Rebo, bersama dr.Gusti Ayu Permatasari, dr.Jessica Delicia Allo dan para medis, juga anggota KKBM Kupang yang telah memberi diri secara total untuk pelayanan kegiatan sosial tersebu.
Agustinus Bajo berharap kolaborasi positif dan produktif serupa dapat terus ditingkatkan ke depan sehingga warga Kota Kupang mendapat akses pelayanan kesehatan yang baik selaras program peningkatan pelayanan kesehatan Pemerintahan Kota Kupang.
Program Positif
Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang, drg. Retnowati, M.Sc mengatakan bahwa Pemerintah Kota Kupang menyambut baik upaya KKBM Kupang yang menyelenggarakan baksos pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis di Lapas Perempuan Kupang.
Dia mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian kerjasama dan kolaborasi pemerintah dengan lembaga dan masyarakat.
Pemerintah Kota, kata Retnowati, terus berupaya untuk bisa menyampaikan layanan kesehatan tidak hanya secara formal di lokasi pelayanan kesehatan, namun juga di berbagai tempat yang dapat menjangkau warga untuk memanfaatkan pelayanan kesehatan.
“Kita bisa lakukan dimanapun tempatnya, yang penting masyarakat bisa mendapat pelayanan yang baik. Intinya Bapak Wali Kota mengharapkan di Kota Kupang jangan ada masalah lagi di bidang kesehatan,” ungkap drg. Retnowati.
Dia mengatakan, dengan latar belakang Wali Kota yang merupakan seorang dokter, maka jajaran Dinas Kesehatan ditugaskan untuk memastikan agar pelayanan bidang kesehatan dapat dilakukan secara paripurna untuk seluruh masyarakat.
“Kami sebagai tenaga kesehatan harus bisa melaksanakan visi Pak Wali Kota dengan berbagai program, misalnya kegawatdaruratan dan sistem rujukan harus tertata dengan baik, kebutuhan obat-obatan dan layanan spesialistik yang dibutuhkan juga secara berangsur dapat ditangani dengan baik,” kata drg. Reetnowati.
Harapannya, sambung dia, selama kepemimpinan Christian Widodo dan Serena Francis, kesehatan sebagai salah satu prioritas dapat dilayani dengan baik.
Apresiasi Lapas Perempuan
Kepala Lapas Perempuan Kupang, Dewi Andriani, SH.,MH., menyampaikan ucapan terima kasih atas kolaborasi aksi kemanusiaan yang didahului dengan pelayanan kerohanian bagi tahanan dan warga binaan.
“Kami sangat berterima kasih sekali kepada KKBM yang bersedia datang memberikan pengobatan gratis yang sebelumnya didahului dengan pelayanan misa dan penyuluhan,” ungkap Dewi Andriani.
Dia mengatakan, seluruh warga binaan antusias ikut dalam kegiatan bakti sosial tersebut. Adapun warga binaan berjumlah 63 orang terdiri dari 14 tahanan dan 49 orang narapidana.
Dia mengaku, dalam bidang kesehatan pihaknya telah bekerja sama dengan Puskesmas Oesapa.
Karena itu, pihaknya menyambut baik program dari Dinkes Kota Kupang yang akan memfasilitasi bantuan BPJS Kesehatan termasuk bagi warga binaan yang belum memilikinya.
“Harapannya, kami bisa memberi pelayanan terbaik kepada warga binaan pemasyarakatan termasuk dalam hal masalah kesehatan yang mereka hadapi. Ketika mereka butuh, kami bisa membawa mereka ke berbagai layanan kesehatan baik rumah sakit maupun fasilitas kesehatan lainnya. Kami berharap mereka bisa dilayani dengan baik,” pungkas Dewi.
Pentingnya Pemeriksaan Kesehatan Dini
Ketua Panitia Maria Ros Mbindi, SKM mengatakan kegiatan yang dilaksanakan bertujuan memberikan kemudahan layanan akses kesehatan bagi warga Kota Kupang terutama kesehatan ibu dan anak.
Adapun sejumlah pelayanan dalam baksos diantaranya pengukuran tinggi dan berat badan, pengecekan gula darah, asam urat, kolesterol serta konsultasi kesehatan dengan para dokter secara gratis.
Ros yang merupakan Kabid Kesehatan Perempuan dan Anak KKBM Kupang berharap kegiatan tersebut juga mengedukasi warga binaan untuk menyadari pentingnya pemeriksaan kesehatan dini dan menjadi budaya yang harus dilakukan secara rutin.
“Mencegah lebih baik daripada mengobati. Ini harus jadi budaya rutin kita untuk periksa dini. Kita percaya kota Kupang bersama pemimpin kita dr.Christian Widodo, pastinya menjadikan kesehatan sebagai prioritas dalam berbagai desain program pembangunan dan pelayanan kemasyarakatan,” ujar Ros.
Adapun sebelumnya, pelayanan misa bersama warga binaan yang berlangsung pada pukul 08.00 Wita di Gereja Oekumene Lapas Perempuan Kupang dipimpin Pater Cosmas Fernandez, SVD dan dimeriahkan oleh Paduan Suara “Cantate Deo” KKBM Kupang. (*/tgr01)








Komentar