WASHINGTON, TENGGARAPOST.ID – Menteri Keuangan Amerika Serikat (AS) Scott Bessent menuduh China mendanai Iran yang disebutnya “negara sponsor terorisme.” China, kata Bessent, mendanai Iran dengan cara menjadi importir minyak terbesar negara tersebut.
Hal tersebut disampaikan Bessent jelang kunjungan Presiden AS Donald Trump ke China pada pekan depan.
Dia pun mendesak China menggunakan daya tawar diplomatik untuk menekan Iran agar membuka Selat Hormuz.
“Iran adalah negara sponsor terorisme terbesar dan China membeli 90 persen energi mereka. Jadi mereka (China) mendanai negara sponsor terorisme terbesar,” kata Bessent kepada Fox New, Senin (4/5/2026) via Al Jazeera.
Meskipun demikian, Bessent meminta Beijing untuk membantu AS membuka Selat Hormuz, kendati mengeklaim Washington memiliki kontrol penuh atas perairan tersebut.
“Serangan-serangan dari Iran telah menutup selat ini. Kami sedang membukanya. Saya mendesak China untuk bergabung dengan kami untuk mendukung operasi internasional ini,” kata Bessent.
Iran menutup Selat Hormuz setelah Israel dan AS melancarkan serangan tanpa diprovokasi ke wilayahnya pada 28 Februari lalu. Serangan tersebut membunuh pemimpin tertinggi Iran, Ayatullah Ali Khamenei, dan ribuan orang lainnya. (kompas)








Komentar