GESER UNTUK MEMBACA
Eksbis Seputar NTT
Beranda » Gubernur MLL Dorong Lebih Banyak Kaum Muda dan Perempuan jadi Enterpreneur

Gubernur MLL Dorong Lebih Banyak Kaum Muda dan Perempuan jadi Enterpreneur

KUPANG, TENGGARAPOST.ID – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (Pemprov NTT) terus mendorong kaum muda dan perempuan untuk menjadi entrepreneur baru. Kehadiran lebih banyak enterpreneur muda dan perempuan menjadi penting guna memastikan perekonomian daerah dapat tumbuh secara baik dan inklusif.

Berbicara dalam forum Rapat Koordinasi Pembahasan Perekonomian Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur, Gubernur Melki Laka Lena menyebut pemerintah berkomitmen membangun optimisme dan memperkuat fondasi ekonomi daerah.

Apalagi, situasi global pada awal 2026 juga belum menunjukkan tanda-tanda stabil. Gubernur Melki Laka Lena menegaskan bahwa rapat koordinasi itu menjadi momentum awal untuk menyatukan langkah seluruh pemangku kepentingan dalam mendorong perekonomian NTT di tahun 2026.

Adapun rapat yang berlangsung di Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi NTT, Selasa (13/1/2026) malam dihadiri Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi NTT, Kepala BPS NTT, Kepala Perwakilan Bank Indonesia NTT, serta Pimpinan OJK NTT.

Selanjutnya ada pula General Manager PT Pelindo Cabang Kupang, perwakilan Bea Cukai, Angkasa Pura, Balai Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan, Kepala Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Setda Provinsi NTT, serta Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan NTT, Kepala Dinas Perhubungan NTT, dan Kepala Dinas Peternakan NTT.

NTT Komitmen Percepat Transisi Energi Nasional EBT

“Setelah melalui tahun yang tidak mudah di 2025 kemarin, dan memulai tahun baru ini dengan situasi global yang tidak mudah, kami sepakat untuk bersama-sama membuat NTT ke depan, ekonominya harus lebih cerah, lebih optimis. Ini menjadi komitmen kita bersama untuk menjadikan ekonomi NTT bertumbuh dengan baik dan lebih inklusif,” ujar Melki Laka Lena.

“NTT harus bergerak dari daerah yang selama ini dikenal sangat konsumtif menuju daerah yang lebih produktif. Kita ingin mengurangi defisit perdagangan, mengembangkan potensi daerah, serta mendorong lahirnya lebih banyak wirausaha baru, terutama dari kalangan anak muda dan perempuan, yang tersebar di seluruh NTT,” tegasnya.

Gubernur juga menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi lintas sektor agar pertumbuhan ekonomi NTT ke depan dapat berjalan lebih baik dan inklusif. Ia meminta agar segera dibentuk tim kecil untuk mengonkretkan hasil-hasil pembahasan serta melaksanakan pertemuan rutin guna memantau perkembangan perekonomian daerah.

Selain itu, Gubernur Melki menyoroti pentingnya sinkronisasi data antar instansi. Menurutnya, perbedaan data yang masih terjadi saat ini harus segera dibenahi karena data menjadi dasar utama dalam perumusan kebijakan ekonomi yang tepat dan strategis.

“Provinsi ini masih sangat konsumtif. Kita dorong secara perlahan namun konsisten agar menjadi lebih produktif. Ini membutuhkan kerja bersama, komitmen, serta sinergitas yang kuat dari semua pihak,” ujarnya.

Man City Juara Piala Liga, Brace O’Reilly Paksa Arsenal Perpanjang Puasa Gelar

Rapat koordinasi ini diakhiri dengan penandatanganan Nota Kesepakatan Bersama Tim Pembahasan Perekonomian Provinsi NTT.

Adapun sejumlah poin penting yang disepakati, antara lain mendorong perangkat daerah dan instansi vertikal, seperti Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai, Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan, serta PT Pelindo untuk secara aktif menyampaikan data yang dibutuhkan sebagai bahan pendukung pengambilan kebijakan strategis perekonomian NTT.

Berikut, mendorong PT Pelindo Cabang Kupang untuk segera melakukan perbaikan dan perawatan Rubber Tyred Gantry (RTG) di Pelabuhan Peti Kemas Pelindo Kupang karena berdampak langsung pada kelancaran arus barang kebutuhan pokok dan barang penting serta berpengaruh terhadap inflasi.

Pemerintah Provinsi NTT akan mengomunikasikan dengan Daya Anagata Nusantara (Danantara) untuk dapat berperan dalam proses pengadaan RTG baru guna menunjang kegiatan bongkar muat peti kemas di Pelabuhan Tenau Kupang. Selanjutnya pemilik barang tidak menaikkan harga barang selama proses perbaikan RTG berlangsung, tarif demurrage tidak mengalami kenaikan, serta pengendalian inflasi dilakukan melalui penguatan sinergi antara TPID dan seluruh pemangku kepentingan terkait dalam mengoptimalkan langkah-langkah strategis.

Gubernur Melki Laka Lena dalam kesempatan tersebut juga memberikan apresiasi atas kerja sama seluruh pihak sepanjang tahun 2025 dan mengajak semua elemen untuk mengawali tahun 2026 dengan semangat baru demi mendorong pertumbuhan ekonomi NTT yang lebih kuat, berkelanjutan, dan inklusif. (adp-ntt/tgr01)

Kupang Bertakbir III Meriah, Simbol Pesta Keberagaman NTT

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

01

Kembang Kempis Mimpi Daerah Otonomi Baru di NTT

02

Kanwil Imigrasi NTT Kunjungi Seminari Tertua di Nusa Tenggara

03

Tiga Jagoan Rebut Kursi Sekda NTT, Siapa Pilihan Laka Lena?

04

Pameran Pembangunan NTT Rampung Digelar, Warga Membludak, Transaksi Diklaim Capai 3 Miliar

05

Mengenal 11 Negara Asia Tenggara, Indonesia hingga Timor Leste

06

Festival Muro Lembata: Merayakan Tradisi Masyarakat Adat Menjaga Laut

Hari Pers Nasional 2026

IKLAN HPN 2026 - Pemprov NTT

Hari Pers Nasional 2026

Iklan HPN 2026 Pemerintah Kota Kupang

Hari Pers Nasional 2026

IKLAN HPN 2026 Lanud EL Tari Kupang

Hari Pers Nasional 2026

IKLAN HPN 2026 Hotel Swiss Bell Court Kupang

Hari Pers Nasional 2026

IKLAN HPN 2026 Hotel Meruorah Labuan Bajo

We Start Reporting Today

WE START REPORTING TODAY