KUPANG, TENGGARAPOST.ID – Tiga nama calon Sekretaris Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur atau Sekda NTT dengan perangkingan tertinggi telah diumumkan ke publik. Pengumuman disampaikan Pansel Sekda NTT di Kupang pada Selasa (6/1).
Ketua Pansel Sekda NTT, Prof Alo Liliweri mengatakan tiga nama itu memperoleh nilai tertinggi hasil perangkingan akhir oleh panitia seleksi dari enam calon yang dinyatakan memenuhi syarat oleh BKN.
Perangkingan itu diperoleh dari hasil kompilasi tahapan Assessment Kompetensi yang dilakukan BKN (Badan Kepegawaian Negara) pada 22-23 Desember 2025 dan penilaian Pansel sejak awal seleksi pada 19-21 Desember 2025.
Prof Alo mengatakan, penetapan tiga nama itu merupakan hasil akhir dari rangkaian panjang proses seleksi.
Dari hasil kompilasi penilaian, tiga calon Sekda NTT dengan urutan teratas terdiri dari Fransiskus Sales Sodo, Servulus Bobo Riti dan Ruth Diana Laiskodat.
Frans Sodo, sapaan Fransiskus saat ini merupakan Sekda Manggarai Barat, sedangkan Servulus Bobo Riti adalah Inspektur III pada Inspektorat Jenderal Kementerian P2MI RI.
Sementara itu, Ruth Diana Laiskodat masih aktif sebagai Kepala Dinas Perlindungan Perempuan, Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Nusa Tenggara Timur (DP2AP2KB NTT).
Berita acara penetapan calon Sekda NTT telah diserahkan kepada Gubernur Melki Laka Lena melalui Pelaksana Harian (Plh) Sekda NTT pada Senin (5/1) sore.
Prof Alo menyebut, hasil penilaian itu final secara kuantitatif, meskipun Gubernur dan Wakil Gubernur masih memiliki ruang untuk melakukan penilaian kualitatif kepada ketiga calon itu.
Adapun tahapan selanjutnya, Gubernur akan mengusulkan kepada Presiden melalui Mendagri untuk dipilih dan ditetapkan sebagai Sekda NTT definitif.
Siapa Pilihan Gubernur Melki Laka Lena
Gubernur Melki Laka Lena (MLL) membenarkan akan menyerahkan tiga nama hasil seleksi Pansel itu ke Pemerintah Pusat untuk diproses lebih lanjut. Dia pun menyebut rangkaian proses seleksi Sekda NTT itu berjalan baik dan terbuka.
“Dari tiga nama akan kita serahkan kepada Pemerintah Pusat untuk diproses lebih lanjut,” kata Melki Laka Lena, Selasa.
Dia berharap, hasil seleksi dapat menemukan sosok sekretaris daerah terbaik untuk mengurus ASN, provinsi dan masyarakat.
Gubernur tidak menjawab gamblang sosok yang dia dijagokan untuk menjadi Sekda NTT. “Saya menjagokan semuanya,” kata Melki Laka Lena.
Untuk diketahui, Sekretaris Daerah merupakan posisi puncak birokrasi di pemerintahan daerah, baik provinsi, kabupaten, atau kota, yang membantu kepala daerah (gubernur, bupati, atau walikota) dalam menyusun kebijakan dan mengkoordinasikan perangkat daerah, bertugas memastikan roda pemerintahan berjalan efektif dan efisien, serta bertanggung jawab langsung kepada kepala daerah.
Sebagai pembantu kepala daerah, Sekda bertugas membantu kepala daerah menyusun kebijakan dan mengkoordinasikan dinas serta lembaga teknis daerah.
Sebagai Koordinator administratif, Sekda mengatur administrasi pelaksanaan tugas seluruh perangkat daerah. Sekda juga menjadi penjembatan Visi dan Misi Kepala Daerah dengan jajaran perangkat daerah.
Sekda menjadi jabatan karir tertinggi sekaligus juga berkedudukan sebagai pembina ASN. Dan, Sekda mengkoordinir staf ahli, sekretariat DPRD, organisasi perangkat daerah, lembaga teknis lain serta Satpol PP. (tgr01)









Komentar