KUPANG, TENGGARAPOST.ID — Persatuan Tinju Amatir Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Timur (Pertina NTT) menargetkan lima emas pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII 2028 di NTT dan NTB.
Ketua Pertina NTT Samuel Haning menyebut, dengan jumlah target tersebut, induk cabang olahraga tinju itu membidik juara umum pada event nasional yang akan berlangsung perdana di dua kepulauan Nusa Tenggara.
Paman Sam – sapaan akrab Semuel, mengatakan akan memberikan yang terbaik untuk Nusa Tenggara Timur dari cabor tinju.
“Pada intinya bahwa Pertina Nusa Tenggara Timur akan memberikan yang terbaik kepada masyarakat NTT juga kepada Ketua Umum Koni NTT Bapak Melki Lakalena dan Wakil Ketua Bapak Joni Asadoma atas target yang diberikan,” ungkap Paman Sam, Selasa, 10 Maret 2026.
Mantan petinju itu mengatakan pihaknya terus melakukan persiapan untuk mencapai target dengan pembinaan atlet secara intensif.
Dia menyebut, target itu tersebut realistis. Tolak ukurnya, tiga atlet NTT telah dipanggil untuk mengikuti Training Camp (TC) sebagai persiapan menuju Kejuaraan Asia U-23 yang akan digelar April 2026 mendatang.
“Posisi sebagai tuan rumah dan basis atlet tinju yang kuat, saya optimis tinju akan menyumbang medali emas signifikan dalam target 37 emas keseluruhan KONI NTT pada 2028,” lanjutnya.
Advokat senior itu juga berkomitmen memaksimalkan prestasi atlet-atlet lokal yang berjumlah 18 atlet yang akan bertanding. Dia berharap latihan dan semangat juang maksimal dari para atlet dan pelatih.
”Sekitar 18 atlet putra-putri yang akan tampil di PON nanti, kita akan tampil maksimal, saya selalu memberikan instruksi semangat juang dari para atlet dan pelatih, kita harus berjuang maksimal. Oleh karena itu memang harus didukung yang pertama adalah fasilitas-fasilitas juga sarana pendukung lainnya kita siapkan untuk para atlet ini,” ucapnya.
Paman Sam juga berjanji akan memberikan yang terbaik untuk KONI NTT.
Dia juga menyebut anggaran persiapan para atlet saat ini menggunakan dana pribadi dari Ketua Pertina NTT.
“Sebagai Ketua Pertina NTT memberikan yang terbaik untuk KONI NTT, artinya bahwa jangan kita menuntut apa yang diberikan KONI, tapi kita juga harus mampu memberikan apa yang terbaik yang dapat kami berikan terhadap KONI dan juga kepada pemerintahan dan Masyarakat Nusa Tenggara Timur, artinya selama persiapan ini dibiayai sendiri oleh Pertina NTT,” beber Paman Sam..
Sementara itu terkait lokasi pertandingan, dja berharap agar berlangsung di Kota Kupang. Menurut dia, Kota Kupang memiliki fasilitas yang memadai untuk menggelar pertandingan cabor tinju.
“Untuk lokasi pertandingan kita minta di Kota Kupang, supaya benar-benar menjadi ajang prestasi untuk Nusa Tenggara Timur. Fasilitas sudah memadai, kita pernah melaksanakan kejuaran-kejuaran tinju yang lalu di Kota Kupang.”
“Kami sangat percaya apalagi Bapak Gubernur dan Wakil Gubernur selalu memantau perkembangan-perkembangan tinju mereka memang benar-benar semangat untuk memperoleh emas yang signifikan dari tinju,” pungkas Paman Sam. (*/tgr01)








Komentar